Monday, February 10, 2014

Anarghya: Fans Fathima


*Anarghya*

September 2007

Sibuk, Sibuk, Sibuk!

Tahun ini bener-bener gue dibuat sibuk di unit marching band ini. Dijadiin komlat, ditunjuk jadi panitia pelantikan, termasuk jadi panitia buka puasa nantinya. Fiuh! Belom lagi kuliah gue yang semakin menggila dan banyak banget tugas-tugas kuliah yang harus dikerjain berkelompok. Merasa ga enak banget sama temen-temen sekelompok karena gue sering banget ijin buat latihan mb di saat tugas kelompok kami belom kelar. Gue yang beruntung punya temen-temen yang pengertian. Mereka selalu ngasih gue bagian tugas yang bisa dikerjain sendiri di rumah. Dan gue harus rela nyelesaiin bagian gue itu sepulang latihan. Udah jadi hal yang biasa bagi gue baru tidur jam 2-3 pagi, atau malah ga tidur sama sekali. Berat badan gue turun drastis. Tapi berkat latihan mb fisik gue jadi kuat dan jarang sakit.

Di pelantikan angkatan 33 nanti gue diberikan tugas sebagai koordinator perlengkapan pelantikan. Tahun-tahun sebelumnya posisi ini selalu diberikan ke anak lelaki, entah kenapa si Dilla ketua panitia pelantikan tahun ini malah memberikan posisi itu ke gue. Untungnya aja staf-staf perlengkapan gue cowok-cowok semua. Selain itu Ramadhan panitia pelantikan tahun lalu juga banyak membantu gue.

Ketika gue sibuk-sibuknya nyiapin pelantikan, di mb saat ini sedang ada music camp selama 10 hari. Ini adalah music camp yang ke-4 bagi gue dan Asni, dan yang ke-2 bagi Kamil. Dan karena mellophone hanya diberikan 1 orang anak baru, jadi gue, Asni, dan Kamil akan kembali tampil. Karena gue lebih fokus mempersiapkan pelantikan, gue memercayai Kamil sebagai komlat sementara yang in charge selama latihan music camp.

Suatu ketika gue sedang ada di perpustakaan Fisip mencari bahan untuk tugas kelompok gue. Gue perhatikan di salah satu bagian perpus yang dipenuhi oleh mahasiswa-mahasiswa baru jurusan administrasi. Mereka memakai jaket kuning dan name tag menggantung di dada. Salah seorang dari mereka berbalik badan dan tiba-tiba bertanya, “Nanti latihan ya? Jam berapa sih?” Gue jawab, “Jam 4.”

Siapa dia? Emang kami saling kenal? Beberapa detik kemudian gue menyadari gue sedang memakai kaos bertuliskan Highbrass MBUI. Pasti dia salah satu anak baru mbui yang sedang music camp. Gue perkirakan mungkin dia anak perkusi karena gue sepertinya ga pernah melihat dia di highbrass dan postur tubuhnya ga cocok untuk membawa lowbrass.

Ketika gue datang latihan music camp di sore hari, gue melihat seorang anak lelaki bertubuh kurus dan pendek sedang latihan mengangkat tuba. Gue tanya ke Kamil,

Gue     : Itu anak tuba?
Kamil  : Iya.
Gue     : Yakin lo?
Kamil  : Emang kenapa sih Ghya?
Gue     : Badan kecil kayak gitu bawa tuba? Ntar mendelep ke tanah aja..

Kamil ketawa ngakak denger komentar gue.

Music camp selesai. Pelantikan pun tiba. Pelantikan mbui tidak seperti sarasehan fakultas atau jurusan yang identik dengan omelan, atau apapun yang dilakukan peserta adalah salah. Pelantikan mbui penuh canda dan tawa. Sama sekali tidak ada kekerasan, omelan, atau menyalah-nyalahkan peserta. Para peserta pelantikan  wajib menjalani pos-pos pelantikan seperti pos sejarah mbui, pos baris berbaris, pos kreativitas, dan pos-pos lainnya yang mendidik. Para peserta masing-masing juga diberikan ‘gaya’ dari para senior. Di malam hari ada show performance para peserta pelantikan untuk menampilkan ‘gaya’ yang diberikan para senior sebelumnya.

Ketika satu per satu anak lelaki lowbrass keluar untuk membawakan ‘gaya’ mereka, gue perhatikan hampir semua peserta lelaki lowbrass menuliskan “I Love Ghya” di name tag mereka. Ya, hampir semua. Kecuali 1 orang. Dia menuliskan “I Love Fathima” di name tag-nya. Saat si fans Fathima itu keluar untuk menampilkan ‘gaya’-nya dia menyampirkan selendang ke kepalanya menyerupai kerudung dan bernyanyi qasidah. Tiba-tiba Jejen berteriak, “Iiiih mirip Ghya!” Sialan! Gue dimirip-miripin sama lelaki qasidah fansnya Fathima itu. Mending cakep, lha ini “the kill and the kummel” gitu.

Gue tanya Edhie dia siapa karena gue merasa ga pernah melihat dia sebelum ini. Ternyata dia anak didik Edhie di tuba dan akan diprospek menjadi karbitan mengisi kekosongan tuba di proyek tahun ini. Nama anak itu adalah Rasendriya.

No comments:

Post a Comment