*Anarghya*
September
2007
Sibuk,
Sibuk, Sibuk!
Tahun
ini bener-bener gue dibuat sibuk di unit marching band ini. Dijadiin komlat,
ditunjuk jadi panitia pelantikan, termasuk jadi panitia buka puasa nantinya.
Fiuh! Belom lagi kuliah gue yang semakin menggila dan banyak banget tugas-tugas
kuliah yang harus dikerjain berkelompok. Merasa ga enak banget sama temen-temen
sekelompok karena gue sering banget ijin buat latihan mb di saat tugas kelompok
kami belom kelar. Gue yang beruntung punya temen-temen yang pengertian. Mereka
selalu ngasih gue bagian tugas yang bisa dikerjain sendiri di rumah. Dan gue
harus rela nyelesaiin bagian gue itu sepulang latihan. Udah jadi hal yang biasa
bagi gue baru tidur jam 2-3 pagi, atau malah ga tidur sama sekali. Berat badan
gue turun drastis. Tapi berkat latihan mb fisik gue jadi kuat dan jarang sakit.
Di
pelantikan angkatan 33 nanti gue diberikan tugas sebagai koordinator
perlengkapan pelantikan. Tahun-tahun sebelumnya posisi ini selalu diberikan ke
anak lelaki, entah kenapa si Dilla ketua panitia pelantikan tahun ini malah
memberikan posisi itu ke gue. Untungnya aja staf-staf perlengkapan gue
cowok-cowok semua. Selain itu Ramadhan panitia pelantikan tahun lalu juga
banyak membantu gue.
Ketika
gue sibuk-sibuknya nyiapin pelantikan, di mb saat ini sedang ada music camp selama 10 hari. Ini adalah music camp yang ke-4 bagi gue dan Asni,
dan yang ke-2 bagi Kamil. Dan karena mellophone hanya diberikan 1 orang anak
baru, jadi gue, Asni, dan Kamil akan kembali tampil. Karena gue lebih fokus
mempersiapkan pelantikan, gue memercayai Kamil sebagai komlat sementara yang in charge selama latihan music camp.
Suatu
ketika gue sedang ada di perpustakaan Fisip mencari bahan untuk tugas kelompok
gue. Gue perhatikan di salah satu bagian perpus yang dipenuhi oleh
mahasiswa-mahasiswa baru jurusan administrasi. Mereka memakai jaket kuning dan name tag menggantung di dada. Salah
seorang dari mereka berbalik badan dan tiba-tiba bertanya, “Nanti latihan ya?
Jam berapa sih?” Gue jawab, “Jam 4.”
Siapa
dia? Emang kami saling kenal? Beberapa detik kemudian gue menyadari gue sedang
memakai kaos bertuliskan Highbrass MBUI. Pasti dia salah satu anak baru mbui
yang sedang music camp. Gue
perkirakan mungkin dia anak perkusi karena gue sepertinya ga pernah melihat dia
di highbrass dan postur tubuhnya ga
cocok untuk membawa lowbrass.
Ketika
gue datang latihan music camp di sore
hari, gue melihat seorang anak lelaki bertubuh kurus dan pendek sedang latihan
mengangkat tuba. Gue tanya ke Kamil,
Gue : Itu anak tuba?
Kamil : Iya.
Gue : Yakin lo?
Kamil : Emang kenapa sih Ghya?
Gue : Badan kecil kayak gitu bawa tuba? Ntar mendelep ke tanah aja..
Kamil
ketawa ngakak denger komentar gue.
Music camp
selesai. Pelantikan pun tiba. Pelantikan mbui tidak seperti sarasehan fakultas
atau jurusan yang identik dengan omelan, atau apapun yang dilakukan peserta
adalah salah. Pelantikan mbui penuh canda dan tawa. Sama sekali tidak ada
kekerasan, omelan, atau menyalah-nyalahkan peserta. Para peserta pelantikan wajib menjalani pos-pos pelantikan seperti pos
sejarah mbui, pos baris berbaris, pos kreativitas, dan pos-pos lainnya yang
mendidik. Para peserta masing-masing juga diberikan ‘gaya’ dari para senior. Di
malam hari ada show performance para
peserta pelantikan untuk menampilkan ‘gaya’ yang diberikan para senior
sebelumnya.
Ketika
satu per satu anak lelaki lowbrass
keluar untuk membawakan ‘gaya’ mereka, gue perhatikan hampir semua peserta
lelaki lowbrass menuliskan “I Love
Ghya” di name tag mereka. Ya, hampir
semua. Kecuali 1 orang. Dia menuliskan “I Love Fathima” di name tag-nya. Saat si fans Fathima
itu keluar untuk menampilkan ‘gaya’-nya dia menyampirkan selendang ke kepalanya
menyerupai kerudung dan bernyanyi qasidah. Tiba-tiba Jejen berteriak, “Iiiih
mirip Ghya!” Sialan! Gue dimirip-miripin sama lelaki qasidah fansnya Fathima
itu. Mending cakep, lha ini “the kill and the kummel” gitu.
Gue
tanya Edhie dia siapa karena gue merasa ga pernah melihat dia sebelum ini.
Ternyata dia anak didik Edhie di tuba dan akan diprospek menjadi karbitan
mengisi kekosongan tuba di proyek tahun ini. Nama anak itu adalah Rasendriya.
No comments:
Post a Comment